Desa Wisata Tangkeno [Photo: Lia]

Tentu untuk menikmati kesejukan serta keindahan alam pedesaan adalah obat paling mujarab saat liburan. Bahkan keberadaan sebuah desa selalu menjadi destinasi liburan yang menarik untuk wisatawan. Selain keadaannya yang jauh lebih tenang daripada kota besar, juga memiliki udara yang sejuk dan panorama yang sangat indah.

Karena keindahan alam dan kebudayaannya yang masih terjaga, Kabaena memiliki nilai keindahan yang khusus. Apalagi dengan adanya Hunian Desa Tangkeno yang terletak di kaki Gunung Sabampolulu, menambah eksotisme alam kabaena yang patut dijadikan tujuan wisata domestik maupun manca negara.

Menuju desa wisata Tangkeno ini berada sekitar 12 KM dari pantai Sikeli, bila menggunakan mobil atau motor hanya butuh 2 jam perjalanan dari Pelabuhan.


Sunrise dari balik Batusangia dalam kawasan desa Wisata [photo: kabaenakampoku]

Kita sepakat terbitnya matahari merupakan salah satu daya tarik yang dicari oleh wisatawan. Keindahan suasana pagi hari saat matahari terbit, tentu dapat dilihat dari mana saja. Sunrise di kawasan desa wisata ini kita dapat menyaksikannya dan ada beberapa lokasi wisata di Kabaena yang membuat momen terbitnya matahari terasa sangat spesial karena kondisi serta suasana yang sangat indah dan mengagumkan.


Sangiawita dalam kawasan desa Wisata [photo: kabaenakampoku]

Penuturan Kades Tirongkotua – SKambula, pak Muchtar saat berbicara dengan penulis via telpon tentang menyediaan Turbin untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air yang akan dipasang di Tirongkotua dengan kemampuan penerangan 140 KK dan masing-masing mendapat jatah 900 Watt menyelingi pembicaraan bahwa Bupati Bombana Tafdil, mencanangkan Kabupaten Bombana menjadikan Desa Tangkeno yang berada di Pulau Kabaena sebagai desa wisata.

“Untuk menuju menjadi desa wisata, peran pemerintah sangat menentukan, terutama dalam hal penyediaan sarana prasarana yang mendukung tempat itu sebagai kawasan desa wisata,`kata pak Muchtar sesuai ucapan Bupati. Untuk itu, Bupati ingin menjadikan Tangkeno – Ulungkura sebagai ikon Sultra yang berada di ketinggian, sebab keindahan pemandangan di desa Tangkeno, sudah pernah dinikmati oleh pelajar dari Inggris saat berkunjung ke Pulau Kabaena. Bupati juga berharap pemerintah provinsi Sultra bisa memberikan dukungan terhadap upaya Pemerintah Bombana menjadikan Desa Tangkeno sebagai desa wisata. Karena keberadaan desa wisata ini nantinya akan menjadi salah satu ikon Sultra.


Desa Tangkeno dari Selatan [photo: Sri Nawang Lestari]


Desa Tangkeno dilihat dari Sangiawita [Photo: Lia]

Tangkeno merupakan desa yang terletak diketinggian 1000 mdpl yang tak disangsikan kesejukannya. Orang banyak mengenal daerah ini karena dialegnya yang khas, yaitu penduduknya yang ramah dan bersahaja. Dan di kedua desa inilah tempat beraktifitasnya para penyadap aren dan memiliki tempat-tempat tujuan wisata seperti: Air Terjun E’e Meroro, Gunung Batusangia, Benteng Tavuladi serta Maqam Mokole Tutuntari yakni ayahanda Mokole Puu Roda.


Air Terjun Tondopano – Tirongkotua [Photo: Lia]


Air Terjun Tondopano – Tirongkotua [Photo: kabaenakampoku]

Dari segi alam dan pariwisata, Kabaena memang memiliki banyak potensi pariwisata yang potensial. Kabaena secara keseluruhan memiliki beberapa tempat wisata alam yang dapat diandalkan, berupa gua, air terjun dan pantai indah. Wisata alam antara lain : Batuburi di Lengora, Air Terjun Wataroda, Air Terjun Tandoenga, Air Terjun Tondopano, Sungai Lampaku, Sungai Lanapo, Sungai Lakambula, Pantai Lanere, Pantai Tabaro, Lebota, Bukit Teletabis, Pulau Motaha, Pulau Sagori, Pulau Damalawa dan masih banyak lagi.


Menuju Benteng


Menuju Benteng


Pintu Masuk Benteng Tavuladi


Tampak Dalam Benteng Tavuladi


Tampak Dalam Benteng Tavuladi


Tampak Dalam Benteng Tavuladi


Tampak Dalam Benteng Tavuladi


Tampak Dalam Benteng Tavuladi


Maqam Mokole Tutuntari Dalam Benteng


Sangiawita dengan Latarbelakang Batusangia


Sangiawita [Photo: Lia]

Sebagai putra daerah, menjadi sebuah kebanggaan tersendiri manakala Kabaena diberi rahmat Ilahi dengan alamnya yang indah serta subur. Dan tentu untuk mewujudkan desa wisata seperti yang dicanangkan Bupati Bombana di tahun fiskal 2013 patut kita dukung. Untuk menjadi desa wisata harus diupayakan daya dukung yaitu suatu bentuk integrasi antara atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung yang disajikan dalam suatu struktur kehidupan masyarakat Kabaena yang menyatu dengan adat istiadat serta tradisi yang harus tetap lestari.

Dokumentasi Photo: Lia Arsad

22 Responses to “Tangkeno Menuju Desa Wisata”

  • Solihin:

    Maju terus pemerhati Tokotua, selamatkan dan tata sumber daya tokotua, tokotua adalah warisan dari anak cucuh. rindu mau bertemu sahabat-sahabat ditangkeno. semoga panjang umur diberi kesempatan untuk bercengkrama bersama sodara-sodara saya disana.

  • fatahillah:

    Semua rencana hanya terlaksana jika semua pihak punya empati termasuk penetapan tangkeno sebagai desa wisata

  • Ria:

    kampo da moico hawano
    Mulai sekarang kita harus bahu-membahu pertahankan tanah kabaena agar tak dijamah para penambang demi lestarinya tanah warisan nenek moyang kita. Saya sudah banyak mengunjungi tempat2 wisata di balai dan tak kalah indah dari yg ada di kabaena cuman bedanya di bali ada pengelolaan sedangkan kabaena masih merupakan tempat yg blm di tata

  • Gali:

    Sayang waktu mudik aq tidak sempat ke tangkeno, Insya Allah saat nanti aq ke Kabaena, tangkeno akan kudaki

  • Allah SWT meletakkan kejayaan dlm amal Agama. Kencangkan amalan smbil usaha, Insya Allah pr perusak Tokotu’a akn trlempar dr Tokotu’a.
    Allahu Akbar!!!!

  • Manyur:

    Satu hal yg harus di cegah adalah investor yg pura2 mau berinvestasi di bidang pariwisata tp ujung2nya punya niat lain yg dapat merugikan Warga kabaena

  • indah:

    setuju dgn komen sebelumnya bahwa desa wisata Tangkeno dapat menjadi lbh hidup jika dilengkapi dgn penerangan yg memadai serta statisun relay seluler sehingga signal utk HP dan modem Internet lbh baik.

  • LULA:

    Ada 3 hal menurutku: Pertama, harus ada perbaikan jalan menuju Tangkeno dan juga Ulungkura. Kedua, harus ada pengelolaan obyek2 wisata yg ada. Ketiga, ini yang tak kalah penting yaitu publikasi agar para investor pariwisata dapat tertarik menanamkan modalnya di kawasan wisata Tangkeno dan Ulungkura

  • emma:

    nice!!!
    Sukses untuk Tangkeno dan Ulungkura.

  • mungkin yg dimaksud penulis bukan ulungkura tapi tirongkotua. karena kepala desa tirongkotua bernama muhtar dan desa ulungkura tidak berada di ketinggian kecuali desa tirongkotua….

    • Admin:

      terimakasih atas koreksinya. Segera diperbaiki

  • Vita Melombu:

    mantap bro artikelnya. Semoga saja ada investor yg jadi pengembangnya terutama dengan penataan tempat2 wisata yg sudah ada seperti Benteng Tavuladi dan Batusangia. Menyediakan peristrahatan yang bernuansa seperti yg ada di Puncak, Sukabumi

  • Inayah:

    Kedepan Maqam Mokole Tutuntari dipugar sebab itu merupakan bukti sejarah jika kabaena pernah dipimpin seorang Raja seblm menyatukan diri kepangkuan Nusantara

  • mantab, asri, tinggal dipoles dan SEDIAKAN INFRASTRUKTUR…

  • silvana:

    seingat saya di ulungkura juga ada air terjun e’e meroro yang luar biasa indah cuman perlu ada perawatan yg memadai untuk menuju kawasan air terjun agar mudah dikunjungi anak-anak dan manula. Semoga dengan adanya canangan Bupati Bombana ini tentang desa wisata akan ada perhatian lbh terhadap air terjun e’e meroro

  • Liza:

    kurang banyak koleksi gambarnya bro. Coba tampilkan gambar hulu sungai lakambula dan gunung sabampolulu

  • Syamsuddin A:

    Tepat keputusan Bupati Bombana untuk menjadikan Tangkeno sebagai salahsatu Desa Wisata di Sultra. Tangkeno adalah kawasan yang sangat asri, sejuk dan berada pada ketinggian sehingga dapat melihat langsung pulau sagori. Saya sangat dukung

  • radith:

    wah ini kejutan. Selangkah lagi Kabaena jadi sebuah hunian yang diburu para investor pariwisata. Dan tentu para penambang dengan sendirinya akan terhenti aktivitasnya. Kita harus dukung Tangkeno jadi desa wisata

  • idham:

    Ada dua kebutuhan pokok yang harus tersedia, Ketersediaan listrik dan juga jalan menuju desa wisata ini harus baik

  • Muniati:

    Langkah yang baik. Ini semua hanya akan terwujud jika semua warga kabaena ikut mendukung

  • Rea Molea:

    Selangkah lagi Kabaena menjadi terkenal seperti halnya Wakatobi. Bravo!!!

  • Sarmili:

    Ini sebuah terobosan baru. Saya pribadi sangat mendukung Rencana desa Wisata ini

Leave a Reply

Instagram

Ketik Email Diceena:

Share |