Archive for the ‘Air Terjun Tandoenga’ Category

Mungkin banyak masyarakat Kabaena yang akan kebingungan setelah membaca judul thread ini, Air Terjun Tandoenga. Dalam hati akan bertanya-tanya “dimana letaknya ya? kok aku baru dengar? atau akan berkata: tak ada air terjun di Tandoenga”. Penulis pikir bahwa tak ada penamaan yang tepat air terjun ini selain menamakannya “Air Terjun Tandoenga” sebab terletak di kawasan Tandoenga dan masih wilayah Rahadopi tetapi jika ada yang mengetahui nama air terjun ini bisa menginformasikannya agar dilakukan pengeditan isi thread ini. Air Terjun Tandoenga hanya berjarak 2 kilometer dari air terjun Wataroda yang kita kenal.

Menurut sumber penulis, air terjun ini memiliki 7 tingkat atau lebih dan belum pernah atau jarang sekali dikunjungi warga. Namun dari video dan fotonya terlihat jelas air terjunnya lumayan menarik untuk dijadikan tempat berwisata. Aliran airnya terlihat deras yang jatuh dari ketinggian bukit batu dan bertingkat-tingkat.

Panorama yang disuguhkan air terjun ini sangat mengesankan. Anda dapat menyaksikan keindahan ornamen bebatuan yang ada di sisi air terjun serta eksotisme bunyi air terjunnya yang melahirkan musik alamiah. Air sungai yang terlihat agak berkelok mengalir dari ketinggian bukit serta kaya akan biota air dan ini menjadi daya tarik tersendiri. Belum lagi ditambah dengan tumbuhan perdu dan ratusan pohon Vuampana yang tumbuh subur di sekitar air terjun menegaskan jika air terjun ini masih sangat alami.

Tentu selain sebagai tempat bertualang bagi para penggemar kegiatan camping, kawasan air terjun Tandoenga juga dapat digunakan sebagai kawasan wisata pendidikan. Dan kawasan ini dapat dijadikan sebagai lokasi penelitian. Atau tempat pramuka bagi para peserta didik yang ada di Kabaena.

Untuk mengunjungi air terjun Tandoenga anda dapat menempuhnya dengan berjalan kaki dari Teomokole atau menggunakan kendaraan bermotor. Jarak dari Teomokole ke air terjun Tandoenga sekitar 4 kilometer. Sedangkan dari Rahadopi berjarak 2 kilometer saja. Akses jalan menuju air terjun terbilang cukup baik, sebab tak jauh dari jalan raya.

Tak bisa dipungkiri bahwa pemandian Tandoenga begitu mempesona dan sangat alamiah, tempatnya pun mengisyaratkan pegunungan yang penuh aroma dedaunan hijau. Aliran airnya lumayan kencang dan sangat bening di penuhi batu-batu hitam yang berukuran besar maupun kecil. Bahkan salah seorang kontributor portal ini mencoba menaiki bukit batu setinggi 30 meter, begitu menakjubkan. Dan yang paling asyik jika seusai mandi bisa duduk santai diatas bebatuan lantas menjulurkan kaki dalam air sambil makan rinceu ura ntinumisi bersama ntakinaa hinela seperti yang dilakukan Sri dan Fatma. Ada yang mau coba?

Download Video Air Terjun Tandoenga Versi Handphone: DISINI

Instagram

Ketik Email Diceena:

Share |