Pulau Sagori terlihat dari Kejauhan

Ada banyak cerita rakyat tentang sagori ini. Konon pulau sagori dihuni oleh gurita raksasa sebagai penjaga pulau ini dari bajak laut. Gurita raksasa ini disebut Imbu. Imbu ini sebesar sebuah kapal perang. Dan ketika beberapa kapal VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) tenggelam sekitar Sagori di abat ke-17 ditengarai warga setempat ditarik oleh tangan Imbu itu.


Pasir putih di pantai Sagori

Pulau yang merupakan salah satu gugusan pulau yang terpisah dari daratan pulau Kabaena bersama Pulau Vakao dan Pulau Motaha yang secara administratif berada di Kecamatan Kabaena barat. Pulu-pulau tersebut membentuk barieer (penghalang) yang memanjang dari arah Utara sampai ke Selatan Pulau Kabaena. Sagori sendiri mempunyai terumbu karang berbentuk atoll karang (cincin karang) yang sangat luas sedangkan daratan pulaunya melengkung kearah selatan.


Batusangia terlihat dari Pulau Sagori

Untuk menikmati keindahan Pulau Sagori, dapat menaiki perahu katinting dengan menempuh jarak kurang lebih 20 menit dari Pelabuhan Sikeli. Pulau yang mempunyai panjang kurang lebih 2 km dan lebar kurang lebih 300 meter tersebut menyuguhkan panorama alam laut yang begitu indah dan menakjubkan sehingga Anda yang pernah berkunjung ke pulau ini akan terpesona melihat keindahanya. Bentangan pasir putih yang memanjang dari arah Timur ke Barat dan kondisi perairan yang sangat jernih adalah daya tarik Pulau Sagori. Begitu menginjakan kaki di pulau tersebut, Anda sudah akan disuguhi pemandangan berbeda, yaitu melihat dari dekat pegunungan Kabaena yang terkenal dengan Gunung Batusangia sebagai latarbelakang.


Salahsatu Rumah Nelayan di pulau Sagori

Lebih Jauh masuk kedalam pulau, Anda akan melihat berbagai aktifitas masyarakat yang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan. Keramahan masyarakatnya yang berasal dari berbagai etnis suku, seperti Suku Bajo, Buton, dan Bugis merupakan keunikan tersendiri dan mereka hidup rukun antara satu dengan lainya. Setelah melewati perkampungan tersebut, akan terlihat pohon-pohon cemara yang berukuran besar yang tumbuh menutupi setiap sisi-sisi pulau, seolah-olah kita berada di dalam hutan belantara. Menjelang siang hari, sinar matari yang sangat terik yang menyinari pulau akan terhalang oleh pohon-pohon tersebut sehingga anda akan merasa sejuk karena hanya merasakan hembusan angin yang berhembus terus menerus.


Pantai Sagori dengan air lautnya yang Bening

Berbagai aktifitas yang dapat di lakukan di Sagori adalah mulai dari berwisata pantai seperti mandi-mandi, snorkeling dapat Anda lakukan. Selain itu jika Anda hobi diving, Sagori menyediakan keindahan bawah laut yang tidak kalah indahnya dengan daerah lainnya yang merupakan daerah tujuan diving. Bentuk topografi pulau yang berupa drop off dan reef slope dengan berbagai jenis biota di dapat dijumpai. Selain itu, terdapat 5 buah kapal dagang VOC dan beberapa kapal lainya yang terdampar di pulau ini yang bangkai kapalnya masih ada sampai sekarang sehingga disebut salah satu pulau terangker di dunia oleh salah satu program televisi swasta nasional.


Anak-anak nelayan Pulau Sagori

Asal usul Kata ”sagori” konon diambil dari nama seorang gadis yang ditemukan warga Pongkalaero – sebuah desa di Kabaena Selatan — pada saat air surut tak jauh dari pulau itu. Gadis itu diceritakan menghuni kima raksasa yang terjebak karena air surut.

Saat ditemukan, gadis tersebut dalam keadaan lemah tak berdaya. Para pemburu hasil laut kemudian menggendongnya ke sebuah onggokan pasir sebelum dibawa ke mokole (raja) di Tangkeno di lereng Gunung Sangiawita, puncak tertinggi (1.800 mdpl) di Kabaena.
Namun, setelah beberapa saat diistirahatkan di onggokan pasir, gadis tersebut meninggal dunia. Sebelum meninggal ia sempat menyebut namanya, Sagori. Sejak itu penduduk menamakan onggokan pasir itu Pulau Sagori. Sebuah peradaban dan cerita rakyat yang nyaris terlupakan.

.

Photo Dokumentasi: Sumarjito/jouzu/d-travel

8 Responses to “Pulau Sagori – Sebuah Peradaban”

  • zain:

    Polihepo kia aruane i tahi inonto ea pulo sagori.

    Mengingatkan akan indahnya alam kampungku. Ingin rasanya segera kesana utk menikmati panoramanya yg telah lama saya tak merasakannya

  • marco:

    Akan terasa lengkap berwisata di sagori dgn membawa bekal yang unik semacam: Nivuai, Kambose, Puhu Popalo, Kambongi dan tentu untuk pohelano kua yo Ica ntinunu. Mantappp

  • leni:

    Belum pernah ke pulau sagori. dari dulu pengen tapi takut ombaknya itu. Molangu ka’asi :)

  • Midania:

    Sagori sangat layak dijadikan tempat wisata bahari. Dengan keberadaan bangkai2 kapal VOC itu menambah daya tarik untuk dikunjungi

  • Muniati:

    Sayangnya ombak laut sagori sangat besar dikala musim penghujan. salahsatu kendala yang perlu di antisipasi Pemda dgn menyediakan kapal verry yang aman agar Sagori menjadi tempat wisata yang menyenangkan

    • vira:

      tak berlebihan jika salahsatu TV nasional mengkategorikan laut sagori sebagai salahsatu laut terangker di dunia

  • risa:

    Subhanallah. Karunia Ilahi yang harus kita jaga dan melestarikannya. jangan biarkan tangan2 jahil merusaknya dengan alasan modernisasi

  • Rea Molea:

    tak terbantahkan jika negeriku kabaena adalah negeri yang indah

Leave a Reply

Instagram

Ketik Email Diceena:

Share |